Minggu, 18 Desember 2011

Harta Karun

Tidak perlu menyebutkan nama permainan ini, karena yang diperlukan adalah unsur kejutan. Perlengkapan yang dibutuhkan hanyalah 2 buah botol kecil (bisa diganti benda lainnya), koran bekas, plester dan 2 buah dadu. Siapkan botol dan isi denngan uang, atau benda lainnya yang nantinya akan menjadi hadiah. Bungkus botol itu dengan koran bekas, lalu plester. Bungkus lagi hingga beberapa lapis. Sedangkan pada botol yang lain, lakukan hal yang sama pada botol pertama, tetapi isinya kertas berisi hukuman bagi peserta yang membuka botol.Ditengah permainan, sebelum botol pertama di buka, katakan “Apapun isinya, nanti isi botol ini menjadi milik yang beruntung.” Misalnya, isi botol pertama dengan uang Rp. 20.000,00. Yang mendapatkannya tentu akan sangat senang dan memotivasi peserta lain untuk berusaha mendapatkan botol kedua. Tapi ternyata pada botol yang kedua berisi tulisan, “Kita semua orang yang beruntung, kecuali anda. Karena anda harus membelikan makanan untuk semuanya menggunakan uang dari botol pertama.” Kata kuncinya pada “beruntung”. Orang yang membuka botol pertama merasa dialah satu-satunya yang beruntung, tapi sebenarnya maksudnya semua yang ikut bermain adalah orang yang beruntung. Semua peserta membentuk lingkaran dan mendapat giliran satu persatu mengacak 2 buah dadu. Jika muncul angka kembar maka ia berhak membuka 1 lapis bungkus botol. Hingga terakhir botol tak terbungkus lagi. Orang berikutnya yang mendapat angka kembar berhak atas isi botol itu.

stop

Permainan ini membutuhkan sebuah bola atau benda yang enak untuk bermain lempar tangkap. Semua peserta membentuk lingkaran menghadap ke dalam. Pilih salah satu peserta yang menjadi pelempar. Berikan bola pada pelempar. Pelempar melemparkan bola pada peserta lainnya, lalu menutup mata. Sementara itu bola terus dilempar antar peserta dengan arah bebas. Pelempar tadi dengan masih menutup mata, menunggu beberapa saat lalu meneriakkan “STOP!”. Maka lemparan bola harus berhenti. Orang terakhir yang memegang bola keluar dari permainan dan berhak memilih memberikan bola pada teman di samping kanannya. maka yang mendapatkan bola tersebut adalah pelempar berikutnya. Permainan terus berlanjut hingga tersisa dua orang yang menjadi pemenangnya. Alternatif lainnya, peserta yang akan keluar diberi hak memilih setiap pemain dalam lingkaran untuk menjadi pelempar berikutnya. Pilihan bebas bermaksud untuk melihat hubungan sosial antar peserta. Tentu ia akan memilih teman dekatnya, karena pelempar adalah orang yang aman dari eliminasi. Siapapun boleh dipilih menjadi pelempar, meskipun ia sudah pernah menjadi pelempar.

Stop

Permainan ini membutuhkan sebuah bola atau benda yang enak untuk bermain lempar tangkap. Semua peserta membentuk lingkaran menghadap ke dalam. Pilih salah satu peserta yang menjadi pelempar. Berikan bola pada pelempar. Pelempar melemparkan bola pada peserta lainnya, lalu menutup mata. Sementara itu bola terus dilempar antar peserta dengan arah bebas. Pelempar tadi dengan masih menutup mata, menunggu beberapa saat lalu meneriakkan “STOP!”. Maka lemparan bola harus berhenti. Orang terakhir yang memegang bola keluar dari permainan dan berhak memilih memberikan bola pada teman di samping kanannya. maka yang mendapatkan bola tersebut adalah pelempar berikutnya. Permainan terus berlanjut hingga tersisa dua orang yang menjadi pemenangnya. Alternatif lainnya, peserta yang akan keluar diberi hak memilih setiap pemain dalam lingkaran untuk menjadi pelempar berikutnya. Pilihan bebas bermaksud untuk melihat hubungan sosial antar peserta. Tentu ia akan memilih teman dekatnya, karena pelempar adalah orang yang aman dari eliminasi. Siapapun boleh dipilih menjadi pelempar, meskipun ia sudah pernah menjadi pelempar.

Blin Number Line

Permainan yang menunjukkan betapa pentingnya berkomunikasi dalam kelompok. Jadi, mereka tidak boleh berkomunikasi dengan cara apapun dalam permainan ini. Alat yang dibutuhkan hanya penutup mata dan kertas kecil sesuai jumlah anggota kelompok. Jangan membentuk kelompok tertalu besar. Satu kelompok bisa terdiri dari 5 sampai 7 orang saja. Jika punya banyak waktu, lakukan dengan penutup mata. Jika waktunya singkat, tidak usah memakai penutup mata. Bagikan pada tiap peserta selembar kertas kecil yang berisi angka berurutan. Beritahukan bahwa angka yang kamu berikan berurutan. Setelah mereka melihat angka masing-masing, mereka harus mengingatnya dan tidak boleh memberitahukan pada peserta lainnya. Baik dengan bicara maupun kode. Minta mereka untuk menutup mata, dan berbaris dari nomor terkecil berada di urutan paling depan. Ingat! Mereka tidak boleh berkomunikasi dengan cara apapun. Jika peserta “cerdas” mungkin mereka akan menghitung dari paling depan dan menempatkan diri sesuai nomornya. Tetapi tidak semudah itu, karena angka yang diberikan dimulai dari (-2), (-1), … dan seterusnya. Rata-rata orang akan berpikir jika mendapat nomor 0 atau 1 mereka berarti yang terkecil. Padahal masih ada angka yang lebih kecil. Dari sini akan timbul konflik. Jika berjalan 5 menit dan belum selesai, beri kelonggarang pada mereka dengan boleh berkomunikasi non verbal. Jika masih kesulitan, ijinkan mereka membuka mata, atau boleh bicara.

Game One Lag War

Tidak perlu alat apapun, permainan ini hanya memerlukan tempat yang luas dan sportifitas antar peserta. Semua perserta berdiri menyebar. Mereka harus melipat tangan mereka di depan dada dan berdiri dengan satu kaki. Boleh kaki kanan dan boleh juga kaki kiri, tetapi tidak boleh bergantian. Saat fasilitator memberikan kode, mereka harus berusaha menjatuhkan peserta lain dengan menyenggolnya. Peserta yang jatuh, kaki yang diangkat menyentuh lantai atau tangan dilepaskan harus keluar dari permainan. Pemenangnya adalah orang terakhir yag bertahan.

Senin, 12 Desember 2011

MITOS

Dahulu kala, manusia membuat cerita-cerita untuk menjelaskan berbagai misteri dan hal-hal yang tidak dimengerti, seperti petir dan kilat. Cerita- cerita ini dinamakan mitos. Yunani Kuno membuat mitos – mitos tentang dewa” mereka. Mereka percaya bahwa dewa mereka muncul di bumi sebagai menusia biasa. Zeus, raja para dewa, membuat petir untuk menakuti musuhnya. BAGAIMANA BUMI DICIPTAKAN??????? Mitos Amerika Utara Seekor burung gagak menciptakan dunia. Dia menjatuhkan kerikil- kerikil diatas lautan untuk membuat daratan. Lalu, ia membuat pohon, rumput, ikan, burung dan binatang. Akhirnya ia membuat pria dan wanita dari tanah liat. MITOS NIGERIA Ibu Woyengi duduk diatas batu istimewa dan membuat manusia dari tanah. Ia melempar orang yang jahat ke sungai yang cepat, dalam dan berliku -liku. Dan orang baikn ke sungai yang tenang dan dangkal. MITOS- MITOS TENTANG DUNIA Norwegia Di tengah-tengah dunia ada sebuat pohon raksasa yang disebut Ash Ygdrasil. Untuk sembilan malam, Odin, dewa dengan satu mata, bergantung dari pohon tersebut untuk mempelajari puisi, rahasia keajaiban. Amerika Selatan Suku Aztecs di Amerika Selatan mempunyai sebuah cerita tentang Quetzalcoatl, dewa yang berkulit putih, yang akan datang ke bumi. Saat Cortes, penjelajah dari Spanyol, berlayar ke Amerika Selatan, suku Aztecs mengira bahwa ia adalah dewa mereka. Mereka memberinya emas dan hadiah – hadiah, dan Cortes dengan mudah menjajah dan mengambil tanah mereka. Yunani Kuno Seorang raksasa bernama Atlas memegangi dunia diatas bahunya untuk mencegahnya jath dari langit. Irlandia Manusia kecil yang gaib disebut peri. Leprechaun adalah peri Irlandia yang harus menyerahkan emas kepada siapa saja yang menangkap mereka. Bagaimana dengan kita Ya

Jumat, 02 Desember 2011

Aksara Jawa Segera Jadi "Font" Windows

Surabaya (ANTARA) - Pemerhati aksara dan bahasa Jawa, Ki Demang Sokowetan, menegaskan bahwa aksara Jawa akan segera menjadi "font" dalam program "windows" terbaru pada komputer buatan Microsoft. "UNESCO telah membantu kami untuk mendaftarkan aksara Jawa masuk `font` komputer kepada Unicode," katanya kepada ANTARA di sela-sela Kongres Bahasa Jawa (KBJ) ke-5 di Surabaya, Kamis. Di sela-sela KBJ-5 yang diikuti 600-an peserta di Surabaya (27-30/11) itu, ia bersyukur Unicode selaku lembaga resmi yang berwenang membuat standar kode pada sistem komputer di seluruh dunia, telah mengakui aksara Jawa masuk dalam "font" komputer. "Sekarang, kami tinggal menunggu realisasinya dan Microsoft sudah berjanji akan memasukkan dalam windows versi terbaru. Kalau sekarang windows7, ya mungkin nanti windows8 atau versi terbaru sudah ada," ucapnya. Menurut dia, UNESCO tertarik untuk membantu karena dunia menganggap aksara Jawa sudah perlu diselamatkan agar tidak punah, karena itu registrasi secara "font" diharapkan akan dapat menjamin hal itu. "Saya belum tahu kapan dimulainya, karena hal itu tergantung Microsoft, tapi informasinya sekitar dua tahun lagi. Kalau Microsoft sudah, tentu Apple akan mengikuti," paparnya. Sebagai pengembang piranti lunak, katanya, Microsoft dan Apple juga sangat berkepentingan dengan aksara Jawa, karena Indonesia merupakan pasar komputer yang dinamis. "Bahkan, pengembang seluler juga sudah setahun lalu menghubungi saya, karena saya sudah menciptakan `software` Bahasa dan Aksara Jawa sebagai aplikasi Unicode yang sangat mudah dipelajari siapa saja," tukasnya. Ia mengatakan siapapun yang menggunakan "software" miliknya akan dapat menulis Bahasa Jawa dengan tepat dan benar, asalkan dia bisa menggunakan program "Ms Word", karena tinggal aplikasi pada font "Ajisaka". "Tapi, saya belum dapat memenuhi keinginan pengembang seluler itu secepatnya, karena saya masih menunggu aplikasi Microsoft dan juga peluncuran software itu," ujarnya, menjelaskan. Hingga kini, katanya, banyak teman peneliti asing siap membantu peluncuran "software Jawa" itu di negaranya. "Saya masih berharap peluncuran software Jawa itu ya di Jawa, saya menunggu respons pihak berwenang dulu," katanya.